SUPPORT ONLINE

Lita
Email
jualmakanansehat.net@gmail.com
WhatsApp
08161173202
Facebook
JualMakananSehat
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Gg. H. Kosim Bandung Kulon, 40212
Jawa Barat - Indonesia
Website
http://jualmakanansehat.net

KATEGORI PRODUK

08161173202 JUAL ABON IKAN TUNA PEDAS NON MSG ONLINE DI ACEH TAMIANG

Diposkan pada : 31-12-2015 08:15:04
08161173202 Jual Abon Ikan Tuna Pedas Non MSG Online di Aceh Tamiang_Abon Tuna 100gr.jpg

08161173202 Jual Abon Ikan Tuna pedas, non msg, online di Aceh Tamiang. jual, beli, harga, agen, distributor, supplier, reseller, toko online, pusat, online store, abon, abon tuna, abon ikan tuna

Anda sedang mencari abon ikan tuna di Aceh Tamiang ? Hubungi 08161173202. Tersedia abon ikan tuna rasa original dan pedas

Keunggulan produk-produk Kami :
1. Kebersihan dan kesterilan terjaga dibuktikan dengan adanya izin resmi dinas Kesehatan P-IRT.
2. Halal karena memiliki sertifikat halal resmi Majelis Ulama Indonesia.
3. Kemasan yang ekslusif design yang manis.
4. Tanpa MSG sama sekali. Tanpa pengawet dan tanpa penyedap.
5. Packing yang aman dan kokoh sehingga abon tidak rusak selama perjalanan menggunakan ekspedisi
6. Disukai oleh customer dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan tentu saja ibu ibu

Anda akan memerlukan penganan Kami, bila..

  1. Anda bepergian untuk melaksanakan haji atau umroh.
  2. Anda bersama keluarga liburan baik lokal maupun ke luar negeri (dimakan sama roti juga enak)
  3. Bekal untuk anak sekolah, bepergian, piknik dll
  4. Ingin memberikan oleh-oleh yang unik khas Indonesia.
  5. Lagi malas memasak…
  6. Untuk istri yang lagi hamil dan ngidam … dll

 

Kami hadir di tengah Anda, agar bersama melestarikan berbagai masakan praktis dari Indonesia yang tersedia dalam kemasan siap saji dan bisa langsung disantap untuk menemani segala kehangatan dan kebersamaan di tengah keluarga Anda.

 

Hubungi Kami :

SMS/WA 08161173202

 

Kami melayani pengiriman ke Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Mataram, Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pelembang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Palu, Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo, Ambon, Sofifi, Jayapura, Manokwari dan seluruh wilayah Indonesia.

Pengiriman akan Kami lakukan dari Jakarta

 

-------------------------------------------------------

Info Terkini

NUSA DUA, Saco- Indonesia.com — Pemerintah akan percepat pembangunan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap di Tanah Air. Hal ini dilakukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak pembangkit listrik dan antisipasi pelarangan impor batu bara kalori rendah oleh China.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyampaikan hal itu dalam pembukaan acara CoalTrans Asia, Senin (3/6/2013), di Nusa Dua, Bali. Acara itu dihadiri sekitar 2.000 peserta dari berbagai negara.

Dalam bauran energi nasional, porsi BBM masih mencapai 49,7 persen, sedangkan porsi gas 20 persen, batu bara 24,5 persen, serta energi baru terbarukan 6 persen. "Konsumsi minyak bumi harus turun karena mahal dan makin terbatas jumlahnya sehingga subsidi BBM terlalu tinggi," ujarnya.

Pada 2025, pemerintah menargetkan peran batu bara meningkat menjadi 33 persen dan pengembangan energi baru terbarukan menjadi 17 persen. Adapun pemakaian minyak sebagai sumber energi akan diturunkan menjadi 20 persen.

Terkait hal itu, pemerintah akan mempercepat realisasi sejumlah proyek PLTU. Menurut rencana, pemerintah akan memasukkan sejumlah proyek PLTU dengan total kapasitas minimal 5.000 MW ke dalam program percepatan pembangunan pembangkit listrik 10.000 MW tahap dua. Jadi, kapasitas pembangkit dalam program itu menjadi lebih dari 15.000 MW.

Peningkatan kebutuhan batu bara di dalam negeri itu dikombinasikan dengan situasi pasar internasional batu bara yang tengah kelebihan suplai sehingga harga komoditas tambang itu anjlok. "Jadi, sementara harga batu bara turun, produksi batu bara akan menambah ketersediaan energi," katanya.

Direktur Perencanaan dan Pembinaan Afiliasi PT PLN Murtaqi Syamsuddin sebelumnya menyatakan, pihaknya mengusulkan penambahan kapasitas tenaga listrik sekitar 7.000 megawatt (MW) dalam program percepatan pembangkit 10.000 MW tahap dua. Dengan tambahan kapasitas itu, kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik diproyeksikan 110 juta ton pada 2018.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI), Supriyatna Suhala, menyatakan, industri siap memenuhi kebutuhan batu bara di dalam negeri yang terus meningkat. Setiap tambahan kapasitas PLTU 1.000 MW, diperlukan tambahan volume pasokan batu bara 3-3,5 juta ton.

Terkait wacana pelarangan impor batu bara kalori rendah, yaitu di bawah 5.000 kilokalori, oleh China, Jero meminta agar para pelaku memperluas pasar ekspor batu bara ke negara-negara lain di Asia.

Sumber : Kompas.com
Editor : Liwon Maulana