SUPPORT ONLINE

Lita
Email
jualmakanansehat.net@gmail.com
WhatsApp
08161173202
Facebook
JualMakananSehat
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Gg. H. Kosim Bandung Kulon, 40212
Jawa Barat - Indonesia
Website
http://jualmakanansehat.net

KATEGORI PRODUK

08161173202 JUAL ABON IKAN TUNA PEDAS NON MSG ONLINE DI INDRAGIRI HILIR

Diposkan pada : 07-02-2016 15:21:51
08161173202 Jual Abon Ikan Tuna Pedas Non MSG Online di Indragiri Hilir_Abon Tuna 100gr.jpg

08161173202 Jual Abon Ikan Tuna pedas, non MSG, online di Indragiri Hilir. jual, beli, harga, agen, distributor, supplier, reseller, toko online, pusat, online store, abon, abon tuna, abon ikan tuna

Anda sedang mencari abon ikan tuna di Indragiri Hilir ? Hubungi 08161173202. Tersedia abon ikan tuna rasa original dan pedas

Keunggulan produk-produk Kami :
1. Kebersihan dan kesterilan terjaga dibuktikan dengan adanya izin resmi dinas Kesehatan P-IRT.
2. Halal karena memiliki sertifikat halal resmi Majelis Ulama Indonesia.
3. Kemasan yang ekslusif design yang manis.
4. Tanpa MSG sama sekali. Tanpa pengawet dan tanpa penyedap.
5. Packing yang aman dan kokoh sehingga abon tidak rusak selama perjalanan menggunakan ekspedisi
6. Disukai oleh customer dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan tentu saja ibu ibu

Anda akan memerlukan penganan Kami, bila..

  1. Anda bepergian untuk melaksanakan haji atau umroh.
  2. Anda bersama keluarga liburan baik lokal maupun ke luar negeri (dimakan sama roti juga enak)
  3. Bekal untuk anak sekolah, bepergian, piknik dll
  4. Ingin memberikan oleh-oleh yang unik khas Indonesia.
  5. Lagi malas memasak…
  6. Untuk istri yang lagi hamil dan ngidam … dll

 

Kami hadir di tengah Anda, agar bersama melestarikan berbagai masakan praktis dari Indonesia yang tersedia dalam kemasan siap saji dan bisa langsung disantap untuk menemani segala kehangatan dan kebersamaan di tengah keluarga Anda.

 

Hubungi Kami :

SMS/WA 08161173202

Atau

PIN 7EA984C9

 

Kami melayani pengiriman ke Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Mataram, Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pelembang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Palu, Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo, Ambon, Sofifi, Jayapura, Manokwari dan seluruh wilayah Indonesia.

Pengiriman akan Kami lakukan dari Jakarta

-------------------------------------------------------

Info Terkini

Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah yang tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah yang sama. Jika ada jamaah yang melakukan tawaf dengan arah yang berbeda maka tawafnya tidak sah.

Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup yang dinamis. Hanya dalam tatanan hidup yang dinamis, semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan.

Arah tawaf yang sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam yang sama, yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir yang sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita, tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan.

Oleh sebab itulah, janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia yang dapat memalingkan diri dari tujuan semula, yaitu ridha Allah SWT.

Orang yang melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang yang terus bergerak. Lokasi dan gerakan yang sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi yang luar biasa, dari individu yang satu menjadi arus yang sangat besar.

Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh, digantikan oleh kasih sayang dan kebersamaan yang akrab.

Sumber : Republika.co.id

Baca Artikel Lainnya : PERJUANGAN DALAM THAWAF

REPUBLIKA.CO.ID, Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah yang tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah yang sama. Jika ada jamaah yang melakukan tawaf dengan arah yang berbeda maka tawafnya tidak sah.

Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup yang dinamis. Hanya dalam tatanan hidup yang dinamis, semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan.

Arah tawaf yang sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam yang sama, yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir yang sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita, tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan.

Oleh sebab itulah, janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia yang dapat memalingkan diri dari tujuan semula, yaitu ridha Allah SWT.

Orang yang melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang yang terus bergerak. Lokasi dan gerakan yang sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi yang luar biasa, dari individu yang satu menjadi arus yang sangat besar.

Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh, digantikan oleh kasih sayang dan kebersamaan yang akrab.

- See more at: http://www.jurnalhaji.com/rukun-haji/tawaf-dan-harmoni-umat-manusia/#sthash.SL7wFI0N.dpuf

REPUBLIKA.CO.ID, Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah yang tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah yang sama. Jika ada jamaah yang melakukan tawaf dengan arah yang berbeda maka tawafnya tidak sah.

Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup yang dinamis. Hanya dalam tatanan hidup yang dinamis, semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan.

Arah tawaf yang sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam yang sama, yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir yang sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita, tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan.

Oleh sebab itulah, janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia yang dapat memalingkan diri dari tujuan semula, yaitu ridha Allah SWT.

Orang yang melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang yang terus bergerak. Lokasi dan gerakan yang sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi yang luar biasa, dari individu yang satu menjadi arus yang sangat besar.

Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh, digantikan oleh kasih sayang dan kebersamaan yang akrab.
- See more at: http://www.jurnalhaji.com/rukun-haji/tawaf-dan-harmoni-umat-manusia/#sthash.SL7wFI0N.dpuf