SUPPORT ONLINE

Lita
Email
jualmakanansehat.net@gmail.com
WhatsApp
08161173202
Facebook
JualMakananSehat
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Gg. H. Kosim Bandung Kulon, 40212
Jawa Barat - Indonesia
Website
http://jualmakanansehat.net

KATEGORI PRODUK

08161173202 JUAL ABON IKAN TUNA PEDAS NON MSG ONLINE DI TAPANULI SELATAN SUMATERA UTARA

Diposkan pada : 14-01-2016 09:04:45
08161173202 Jual Abon Ikan Tuna Pedas Non MSG Online di Tapanuli Selatan Sumatera Utara _Abon Tuna 100gr.jpg

08161173202 Jual Abon Ikan Tuna pedas, non MSG, online di Tapanuli Selatan. jual, beli, harga, agen, distributor, supplier, reseller, toko online, pusat, online store, abon, abon tuna, abon ikan tuna

Anda sedang mencari abon ikan tuna di Tapanuli Selatan ? Hubungi 08161173202. Tersedia abon ikan tuna rasa original dan pedas

Keunggulan produk-produk Kami :
1. Kebersihan dan kesterilan terjaga dibuktikan dengan adanya izin resmi dinas Kesehatan P-IRT.
2. Halal karena memiliki sertifikat halal resmi Majelis Ulama Indonesia.
3. Kemasan yang ekslusif design yang manis.
4. Tanpa MSG sama sekali. Tanpa pengawet dan tanpa penyedap.
5. Packing yang aman dan kokoh sehingga abon tidak rusak selama perjalanan menggunakan ekspedisi
6. Disukai oleh customer dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan tentu saja ibu ibu

Anda akan memerlukan penganan Kami, bila..

  1. Anda bepergian untuk melaksanakan haji atau umroh.
  2. Anda bersama keluarga liburan baik lokal maupun ke luar negeri (dimakan sama roti juga enak)
  3. Bekal untuk anak sekolah, bepergian, piknik dll
  4. Ingin memberikan oleh-oleh yang unik khas Indonesia.
  5. Lagi malas memasak…
  6. Untuk istri yang lagi hamil dan ngidam … dll

 

Kami hadir di tengah Anda, agar bersama melestarikan berbagai masakan praktis dari Indonesia yang tersedia dalam kemasan siap saji dan bisa langsung disantap untuk menemani segala kehangatan dan kebersamaan di tengah keluarga Anda.

 

Hubungi Kami :

SMS/WA 08161173202

Atau

PIN 7EA984C9

 

Kami melayani pengiriman ke Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Mataram, Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pelembang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Palu, Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo, Ambon, Sofifi, Jayapura, Manokwari dan seluruh wilayah Indonesia.

Pengiriman akan Kami lakukan dari Jakarta

-------------------------------------------------------

Info Terkini

Sektor properti perumahan terus tumbuh, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) menggenjot kapasitas produksi dengan menambah satu line mesin produksi besi beton berkapasitas 15.000 ton per tahun yang akan beroperasi Agustus mendatang.

Director PT Bentonjaya Manunggal Tbk Andy Soesanto juga mengatakan, penyerapan besi beton selama ini 90 persen ke sektor properti perumahan.

"Produk kami berupa kolom besi beton berdiameter 6-12 mm, jadi lebih banyak dipakai untuk perumahan, bukan konstruksi besar," katanya, di sela Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Shangri-La Hotel, Selasa (26/6/2012).

Utilitas mesin perseroan saat ini baru 60-80 persen dari kapasitas terpasang 45.000 ton per tahun. "Pembelian mesin tersebut juga menggunakan alokasi belanja modal tahun ini yang besarnya Rp 8,8 miliar, dengan rincian untuk investasi tanah Rp 2 miliar, bangunan Rp 2 miliar, mesin dan electricity Rp 4,8 miliar," imbuh Andy.

Perseroan merealisasikan penjualan sepanjang 2011 sebesar Rp 153,56 miliar, tahun ini diproyeksikan tumbuh 15-20 persen menjadi Rp 175-180 miliar dengan target laba bersih Rp 25 miliar.

Sampai dengan Mei, penjualan yang berhasil dibukukan perseroan sebesar Rp 71,6 miliar (11.045 ton) dengan capaian laba bersih Rp 12,4 miliar. "Kami optimistis penjualan naik karena kami fokus ke pasar domestik, dimana fluktuasi harga kolom besi beton tidak seperti di pasar global," yakinnya.

Harga jual besi beton misalnya, per Mei kemarin Rp 6.741 per kg, Mei 2011 Rp 6.037 per kg. Harga jual waste plate Mei ini Rp 5.570 per kg, Mei tahun lalu Rp 4.727 per kg, harga scrap Rp 4.946 per kg sudah naik dari Mei tahun lalu Rp 4.587 per kg. "Selain karena harga jualnya naik, volume produksinya secara kuantitas juga naik," kata Andy.

Tahun ini, perseroan juga membagikan dividen sebesar Rp 20 per lembar saham dengan total Rp 3,6 miliar (19 persen dari laba bersih perseroan tahun 2011).