SUPPORT ONLINE

Lita
Email
jualmakanansehat.net@gmail.com
WhatsApp
08161173202
Facebook
JualMakananSehat
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Gg. H. Kosim Bandung Kulon, 40212
Jawa Barat - Indonesia
Website
http://jualmakanansehat.net

KATEGORI PRODUK

08161173202 JUAL ABON IKAN TUNA PEDAS NON MSG ONLINE TELUK KUANTAN KUANTAN SINGINGI

Diposkan pada : 02-03-2018 13:54:53
08161173202 JUAL ABON IKAN TUNA PEDAS NON MSG ONLINE TELUK KUANTAN KUANTAN SINGINGI_Abon Tuna 100 gr.jpg

08161173202 Jual Abon Ikan Tuna pedas, non MSG, online di Teluk Kuantan Kuantan Singingi. jual, beli, harga, agen, distributor, supplier, reseller, toko online, pusat, online store, abon, abon tuna, abon ikan tuna

Anda sedang mencari abon ikan tuna di Teluk Kuantan Kuantan Singingi ? Hubungi 08161173202. Tersedia abon ikan tuna rasa original dan pedas

Keunggulan produk-produk Kami :
1. Kebersihan dan kesterilan terjaga dibuktikan dengan adanya izin resmi dinas Kesehatan P-IRT.
2. Halal karena memiliki sertifikat halal resmi Majelis Ulama Indonesia.
3. Kemasan yang ekslusif design yang manis.
4. Tanpa MSG sama sekali. Tanpa pengawet dan tanpa penyedap.
5. Packing yang aman dan kokoh sehingga abon tidak rusak selama perjalanan menggunakan ekspedisi
6. Disukai oleh customer dari anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan tentu saja ibu ibu

Anda akan memerlukan penganan Kami, bila..

  1. Anda bepergian untuk melaksanakan haji atau umroh.
  2. Anda bersama keluarga liburan baik lokal maupun ke luar negeri (dimakan sama roti juga enak)
  3. Bekal untuk anak sekolah, bepergian, piknik dll
  4. Ingin memberikan oleh-oleh yang unik khas Indonesia.
  5. Lagi malas memasak…
  6. Untuk istri yang lagi hamil dan ngidam … dll

 

Kami hadir di tengah Anda, agar bersama melestarikan berbagai masakan praktis dari Indonesia yang tersedia dalam kemasan siap saji dan bisa langsung disantap untuk menemani segala kehangatan dan kebersamaan di tengah keluarga Anda.

 

Hubungi Kami :

SMS/WA 08161173202

 

 

Kami melayani pengiriman ke Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Kupang, Mataram, Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Pelembang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Tanjung Pinang, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Manado, Palu, Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo, Ambon, Sofifi, Jayapura, Manokwari dan seluruh wilayah Indonesia.

Pengiriman akan Kami lakukan dari Bandung

Jualmakanansehat.net 

Lita.busanamuslimterbaik.com

Yuditha.busanamuslimterbaik.com

Lt.bisnislink.com

Perumahansyariah.bisnislink.com

jasawebseo.morosakato.co.id

-------------------------------------------------------

Info Terkini

Sebanyak 99,48% siswa sekolah menengah atas (SMA) sederajat atau 1.573.036 siswa  dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN) untuk tahun ajaran 2012/2013, sedangkan yang tidak lulus sebanyak 8.260 siswa atau 0,52 persen. Adapun total seluruh peserta UN SMA sederajat 1.581.286 siswa.

“Hasil kelulusan dan dan tidak lulusnya siswa ditentukan dari kombinasi hasil nilai UN sebanyak 60 persen dan 40 persen dari nilai sekolah,” kata Mendikbud M Nuh pada konferensi pers pengumuman hasil UN Tahun Ajaran 2012/2013 SMA/MA/SMK sederajat di Jakarta, Kamis (23/5).Turut hadir Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Aman Wirakartakusumah dan anggota Jemari Mardapi.

Menurut Nuh, dibandingkan tahun lalu prosentase kelulusan 99.50 persen, sehingga terjadi penurunan 0,02 persen pada tahun ini.”Terjadinya penurunan kelulusan dimungkinkan karena adanya variasi soal tahun ini menjadi 20 soal UN dan tingkat kerumitan soal,” ungkapnya.
Adapun peserta UN yang paling banyak tidak lulus adalah pertama,Nanggro Aceh Darussalam (NAD) dengan 3,11 persen atau 1.754 siswa dari 65 ribu peserta UN. “Kedua, Papua dan ketiga Sulawesi Tengah (Sulteng),” kata M Nuh.

Sedangkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi menjadi provinsi yang tingkat ketidaklulusannya tertinggi. “Hal ini karena Kemendikbud melakukan intervensi terhadap provinsi itu berupa penambahan guru serta perbaikan sarana dan prasarana,” ujar mantan Rektor ITS Surabaya itu.

Dijelaskan, untuk tahun ini masih ada sekolah dengan angka ketidaklulusan sebesar 100 persen. Tercatat, sebanyak 24 sekolah atau sebesar 0,16 persen dengan tingkat ketidaklulusan 100 persen dengan jumlah 899 siswa.Namun lebih banyak sekolah yang 100 persen lulus, yaitu 15.476 sekolah atau sebesar 87 persen dengan jumlah 1,3 juta siswa.

Sementara provinsi dengan tingkat kelulusan 100 persen adalah Jawa Barat. Secara nasional, tambah Nuh, nilai UN tingkat SMA sederajat tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rata-rata nilai UN 7,7, tahun ini hanya mencapai 6,35.

“Untuk rata-rata nilai UN tertinggi tahun ini 9,87 dan yang terendah 0,33,” ungkap Nuh. Yang menarik,lanjut dia, dalam hasil evaluasi UN 2013 di sejumlah sekolah, rata-rata nilai UN lebih tinggi dibandingkan dengan rata rata nilai Ujian Sekolah.(Bangkit wibisono)